Saya, Kamu, di Buku Bersampul Edelweis


dan ada semacam gempa
guncangan hebat
di dada
saat bola matamu
bertamu di iris saya
lalu seketika
gelap berubah terang
sesak menjadi lapang
suram berganti suka
lalu kegelisahan bermetomorfosa menuju penerimaan yang baik

lalu perlahan
matahari menyibak awan
menyentuh kepangan rambut legam milik saya
menyentuh pipi tembam
lalu menghangatkan lapisan epidermis
kamu disitu
setia duduk memaku cerita
tak gentar
seumpama batu karang ditepuk ombak
tak goyah

ingat ketika kamu bersumpah setia?
bola matamu menyalak pekat
serupa aspal
berjanji tiada dusta

sebentar
biar saya catat dulu pertemuan kita
janji-janji kita
di buku bersampul edelweis
ini biar kita tak jumpa lupa
kan?

20:56. Tantangan permainan frasa dari Dewliver. :')

Comments

Popular Posts